Examen | Thailand dan Kamboja Segera Gencatan Senjata Akhiri Konflik 5 Hari, Ada Peran Donald Trump

Thailand dan Kamboja Segera Gencatan Senjata Akhiri Konflik 5 Hari, Ada Peran Donald Trump

#Thailand #dan #Kamboja #Segera #Gencatan #Senjata #Akhiri #Konflik #Hari #Ada #Peran #Donald #Trump

Setelah lima hari melakukan kontak senjata di perbatasan, Thailand dan Kamboja akhirnya sepakat untuk menggelar gencatan senjata tanpa syarat. Gencatan senjata ini mulai diberlakukan pada Senin (28/7) tengah malam. Kesepakatan gencatan senjata ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di kediaman Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Putrajaya, Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, Anwar Ibrahim didampingi oleh Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet. Anwar mengatakan, bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut andil dalam kesepakatan damai ini. Sementara itu, Perdana Menteri Hun Manet dalam kesempatan yang sama mengatakan, kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut diharapkan bisa menghentikan pertempuran yang menewaskan 35 orang. Hun Manet juga memuji peran Presiden Trump yang telah membuka jalan perundingan dan gencatan senjata. Sedangkan Pj Perdana Menteri Thailand, Phumtam manyatakan bahwa pihaknya telah menyetujui gencatan senjata yang akan dilaksanakan dengan sukses. Selain kedua negara, pertemuan di Malaysia ini juga turut dihadiri oleh Duta Besar Amerika Serikat dan China. Sebagai informasi, Thailand selama ini dikenal sebagai sekutu AS, sedangkan Kamboja punya relasi yang kuat dengan China. Anwar berujar, sebagai Ketua ASEAN, Malaysia sudah mendesak kedua negara untuk melakukan perundingan gencatan senjata. Sebelumnya, Presiden Trump dilaporkan telah melakukan sambungan telepon dengan perdana menteri kedua negara. Dalam sambungan telepon tersebut, Trump mendesak kedua negara segera melakukan gencatan senjata. Untuk diketahui, bentrokan bersenjata antara Thailand dan Kamboja di perbatasan berlangsung sejak Rabu (23/7). Pemerintah Thailand mencatat, ada 22 orang tewas terdiri dari 14 warga sipil dan delapan tentara. Sedangkan 140 orang lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, pihak Kamboja melaporkan jumlah korban jiwa mencapai 13 orang. (TribunVideo.com) Program: Live Tribunnews Update Host: Fransisca Krisdianutami Mawaski Editor: Rahmat Gilang Maulana Uploader: Danang Risdinato

Transcript on Video


tags:
thailand,kamboja,perang,gencatan senjata,gencatan thailand kamboja,konflik thailand kamboja,cambodia,serangan,rudal,drone

Comments

Popular posts from this blog

series!: (506) Torrent

Examen | Doctor Odyssey Season 1 Episode 1 (26 September 2024)

Part 8: The Rookie (ABC) Fight or Flight - S4E13