Examen | KILAS PERISTIWA: Penyegelan Tempat Ibadah, 500 Massa Serbu Markas Ahmadiyah Berujung Bentrokan

KILAS PERISTIWA: Penyegelan Tempat Ibadah, 500 Massa Serbu Markas Ahmadiyah Berujung Bentrokan

#KILAS #PERISTIWA #Penyegelan #Tempat #Ibadah #Massa #Serbu #Markas #Ahmadiyah #Berujung #Bentrokan

Mengingat kembali penyegelan Masjid Jemaah Ahmadiyah oleh Bupati Kuningan, Jawa Barat pada 23 Juli 2010 lalu. Namun, hari itu juga jemaah Ahmadiyah membuka segel dengan alasan yang berhak menyegel hanya pemerintah pusat melalui Kementerian Agama. Penyegelan terjadi lantaran lebih dari lima organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dari luar kabupaten meminta pemerintah membubarkan Jemaah Ahmadiyah. Permasalahan ini berbuntut pada penyerbuan markas di Kabupaten Kuningan pada Kamis, 29 Juli 2010. Dilaporkan ada sekira 4.000 warga Ahmadiyah bermukim di sana hingga kasus serupa sudah sering kali terjadi. Namun respon dari pemerintah kurang tegas hingga membuat massa bertindak aksi. Sejak pagi, massa yang lebih dari 500 orang sudah berkumpul di sekitar Desa Manislor di depan jalan desa. Selain menuntut pembubaran, massa ingin melanjutkan penyegelan di tempat ibadah Jemaah Ahmadiyah. Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda merespon aksi tersebut dengan berjanji akan mengkonsultasikan tuntutan itu kepada Kementerian Agama Jakarta. Namun beberapa anggota ormas merasa tak puas hingga menerobos barisan polisi sekaligus melempari Jemaah Ahmadiyah dengan batu. Dengan keadaan yang merasa terancam, Jemaah Ahmadiyah balik melempar batu kepada massa ormas. Situasi semakin memanas hingga polisi terpaksa menembak gas air mata. Dari insiden tersebut sejumlah massa menderita luka-luka dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Akhirnya bentrokan mereda sekira pukul 12.00 WIB, kemudian dilanjut dengan dialog pimpinan ormas, bupati, dan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah. Dalam dialog, massa meminta untuk pemerintah Kabupaten Kuningan membubarkan Jemaah Ahmadiyah. Namun pihak pemerintah tidak langsung menyetujui dan perlu pembahasan lanjut dengan pemerintah pusat. (Tribun-Video.com) Program: Kilas Peristiwa Host: Fifi Puspitasari Editor: Dedhi Ajib Ramadhani Uploader: Bintang Nur Rahman

Transcript on Video

  • 0:03 | [Musik]
  • 0:14 | Mengingat kembali penyegelan Masjid
  • 0:16 | Jemaah Ahmadiyah oleh Bupati Kuningan,
  • 0:19 | Jawa Barat pada 23 Juli 2010 lalu. Namun
  • 0:23 | hari itu juga jemaah Ahmadiyah membuka
  • 0:25 | segel dengan alasan yang berhak menyegel
  • 0:28 | hanya pemerintah pusat melalui
  • 0:30 | Kementerian Agama. Penyegelan terjadi
  • 0:32 | lantaran lebih dari lima organisasi
  • 0:34 | kemasyarakatan atau ormas Islam dari
  • 0:37 | luar kabupaten meminta pemerintah
  • 0:39 | membubarkan jemaah Ahmadiyah.
  • 0:41 | Permasalahan ini berbuntut pada
  • 0:43 | penyerbuan markas di Kabupaten Kuningan
  • 0:45 | pada Kamis, 29 Juli 2010. Dilaporkan ada
  • 0:49 | sekira 4.000 warga Ahmadiyah bermukim di
  • 0:52 | sana hingga kasus serupa sudah
  • 0:54 | seringkiali terjadi. Namun respon dari
  • 0:57 | pemerintah kurang tegas hingga membuat
  • 0:59 | masa bertindak aksi. Sejak pagi masa
  • 1:02 | yang lebih dari 500 orang sudah
  • 1:04 | berkumpul di sekitar Desa Manislor di
  • 1:07 | depan jalan desa. Selain menuntut
  • 1:09 | pembubaran, Masa ingin melanjutkan
  • 1:11 | penyegelan di tempat ibadah Jemaah
  • 1:13 | Ahmadiyah. Bupati Kuningan, Aang Hamid
  • 1:16 | Suganda merespon aksi tersebut dengan
  • 1:18 | berjanji akan mengonsultasikan tuntutan
  • 1:21 | itu kepada Kementerian Agama Jakarta.
  • 1:23 | Namun, beberapa anggota ormas merasa tak
  • 1:26 | puas hingga menerobos barisan polisi
  • 1:28 | sekaligus melempari jemaah Ahmadiyah
  • 1:30 | dengan batu. Dengan keadaan yang merasa
  • 1:32 | terancam, jemaah Ahmadiyah balik
  • 1:34 | melempar batu kepada masa ormas. Situasi
  • 1:37 | semakin memanas hingga polisi terpaksa
  • 1:39 | menembak gas air mata. Dari insrian
  • 1:42 | tersebut, sejumlah massa menderita
  • 1:44 | luka-luka dan beberapa rumah mengalami
  • 1:46 | kerusakan. Akhirnya bentrokan mereda
  • 1:49 | sekitar pukul 12.00 siang waktu
  • 1:51 | Indonesia Barat yang kemudian dilanjut
  • 1:53 | dengan dialog oleh pimpinan ormas,
  • 1:55 | bupati, dan unsur musyawarah pimpinan
  • 1:58 | daerah. Dalam dialog, Masa meminta untuk
  • 2:01 | Pemerintah Kabupaten Kuningan
  • 2:03 | membubarkan jemaah Ahmadiyah. Namun
  • 2:05 | pihak pemerintah tidak langsung
  • 2:06 | menyetujui dan perlu pembahasan lanjut
  • 2:09 | dengan pemerintah pusat.
  • 2:10 | Download Tribun X sekarang menghadirkan
  • 2:14 | lokal menjadi Indonesia.
  • 2:19 | Yeah.

tags:
Penyegelan,Tempat Ibadah,Ahmadiyah,Jawa Barat,ORMAS

Comments

Popular posts from this blog

series!: (506) Torrent

Examen | Doctor Odyssey Season 1 Episode 1 (26 September 2024)

Part 8: The Rookie (ABC) Fight or Flight - S4E13